Sebelumnya sy -yg masih terdaftar dan aktif sebagai anggota Hizbut Tahrir Indonesia ini- mohon maaf kepada sahabat-sahabat sesama aktifis Hizbut
Tahrir, karena sy membocorkan 'rahasia' ini ke publik.
Sebenarnya mungkin telah banyak yg menjelaskan tentang bahaya HT, tapi
itu dari orang-orang luar yg sebenarnya tak faham tentang HT, atau
paling banter dari mantan sybb HT yg baru sebentar mengkaji kitab-kitab
HT nya. Berbeda dgn sy, yg kini masih aktif di HT dan telah ±20 tahun
mengikuti kajian intensif di HT. Sy ingin memaparkan bahaya dari Hizbut
Tahrir.
Berikut sedikitnya ada 10 bahaya nyata dari HT itu:
1. HT ingin menjadikan aqidah Islam sebagai asas dalam kehidupan
masyarakat dan negara. Ini jelas sangat berbahaya bagi mereka yg tidak
ridla aqidah yg benar ini menjadi pondasi kehidupan manusia.
2. HT ingin menjadikan hukum-hukum Syariat Allah SWT yg Maha Adil
sebagai satu-satunya aturan yg diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat
dan bernegara. Ini jelas sangat berbahaya bagi mereka yang tak pernah
mau diatur oleh aturan-aturan dari Sang Maha Pengatur, yakni Allah SWT.
Bagi mereka yg masih menginginkan aturan-aturan thogut, atau buatan
mereka sendiri sehingga bisa menjaga berbagai kepentingan-kepentingan mereka, jelas perjuangan HT sangat berbahaya.
3. HT ingin mewujudkan masyarakat yg memiliki peradaban yg mulia dan
maju seperti yg dulu pernah dibangun oleh Rasulullah dan generasi
berikutnya. Yg bukan saja maju dari sisi ilmu pengetahuan, teknologi,
dan perekonomian tapi juga tetap terjaga kemuliaan moral, kemanusiaan
dan keimanannya terhadap Dzat Yang Maha Mengatur alam semesta ini. Ini
pun jelas sangat membahayakan mereka yg sangat mngagungkan peradaban
Barat yg kosong dari nilai-nilai keimanan dan moral, serta telah gagal
menjaga nilai-nilai kemanusiaan.
4. HT ingin melanjutkan misi
yg dibawa oleh Rasulullah SAW yaitu 'liyudzhirohu ala diini kullih'
untuk memenangkan Islam atas agama, ideologi, dan pemikiran yg lainnya.
Jelas ini pun membahayakan mereka para penganut ideologi selain Islam,
para penganut kapitalisme, sosialisme, sekularisme, liberalisme,
demokrasi dan isme2 lainnya. Meski sebetulnya bila Islam diterapkan,
justru akan menjamin kebebasan beragama, selama agama tersebut pun tidak
mengusik dan mengganggu Islam dan kaum muslimin.
5. HT ingin
membebaskan negeri-negeri kaum muslimin dari cengkraman dan pengaruh
negara-negara kapitalis yg terus mngeruk kekayaan negeri-negeri kaum
muslimin. Maka ini pun berbahaya bagi negara-negara penjajah, serta para
antek-anteknya di negeri-negeri kaum muslimin yg melayani kepentingan
penjajah.
6. HT ingin membangun negara adidaya dan adikuasa
baru bernama Khilafah Islamiyah. Ini benar-benar membahayakan negara
superpower yg ada hari ini, dan mereka yg begitu memuja Amerika, serta
telah silau oleh 'kehebatan' negara-negara Barat.
7. HT ingin
melenyapkan negara Israel yg telah berdiri di atas darah dan tanah kaum
muslimin. Maka ini pun berbahaya bagi para zionis dan antek-anteknya.
8. HT ingin mengembalikan pengelolaan sumber daya alam di negeri-negeri
kaum muslimin sesuai hukum Syariah, yg diantaranya menetapkan bhw
kekayaan milik negara dan umum tidak bisa dikelola dan dikuasai oleh
pihak swasta apalagi swasta asing. Ini pun jelas mengancam dan
membahayakan mereka yg selama ini menguasai berbagai SDA negeri ini,
seperti hutan dan berbagai pertambangan, serta mereka yg memiliki saham
di perusahaan-perusahaan kapitalis asing dalam mengeruk SDA negeri ini.
9. HT ingin menyatukan negeri-negeri muslimin dan mendobrak sekat-sekat
negara bangsa dengan nasionalisme nya yg telah memecahbelah kaum
muslimin. Ini pun membahayakan mereka para pemuja nasionalisme, dan
mereka yg selama ini diuntungkan dengan adanya perpecahan negeri-negeri
kaum muslimin.
10. HT ingin membentuk generasi yg tangguh yg
berkarater pejuang seperti generasi muslimin terdahulu di masa shahabat,
kholifah Umar bin Abdul Aziz, Muhammad al-fatih dan lain-lainnya. Ini
pun jelas membahayakan mereka yg tetap menginginkan generasi kaum
muslimin ini menjadi generasi pecundang dan pembebek, yakni generasi
alay dan cabe-cabean.