Padang, Haluan: Setelah beberapa aksi penolakan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) terjadi di seluruh penjuru nusantara, kali ini penolakan kenaikan TDL dilakukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sumbar di Halaman DPRD Sumbar, Jumat (25/6). Lebih dari seratus Massa HTI sumbar yang mengikuti aksi ini menuuarakan beberapa tuntutan atas rencana kenaikan TDL berlaku 1 Juli mendatang. Mereka menilai, kenaikan TDL akan berimans pada kenaikan harga-harga barang kebutuhan sehari-hari
Juru bicara aksi Muhamamd Ismail Yusanto mengatakan, kenaikan TDL secara tidak langsung akan berdampak pada masyarakat kecil. Alasan yang dikemukakan pemerintah untuk menghemat APBN sebesar Rp. 5 triliun menurutnya tidak cocok dilaksanakan disaat ini
Ia sangat yakin, jika TDL naik, biaya hidup masyarakat otomatis kian meningkat, karenaharga barang dan jasa dipastikan ikut-ikutan naik. Ia setuju dengan prediksi kamar dagang Indonesia (Kadin), dengan kenaikan TDL sekitar 10 persen akan mengakibatkan kenaikan produksi sekitar 33 persen
Dengan kenaikan TDL, para produsen akan menaikan harga barang dan jasanya dnegan alasan biaya produksi semakin tinggi dengan salah satu alasan ini, HTI Sumbar menolak kenaikan TDL karena akan memberatkan masyarakat dan daya beli masyarakat akan mengalami penurunan,” tutur Muhammad Ismail.
Ia menilai, pada dasarnya HTI menolak kenaikan TDL, karena hal itu tidak sesuai dnegan prinsip yang benar dalam pengelolaan sumber energi nasional serta membebani masyarakat.
Padahal, sumber energi termasuk listrik merupakan milik umum, karenanya masyarakat berhak untuk mendapatkannya secara murah. Selanjutnya HTI Menilai, menaikan TDL bukanlah jalan yang tepat. Karena sesungguhnya masih banyak cara yang bisa ditempuh untuk mengurangi apa yang disebut besarnya subsidi tersebut.
“Ideologi dan sistem kapitalisme harus ditinggalkan. Negara indonesia harus menerapkan ideologi dan sistem islam dengan syariahnya dalam sistem khilafah.hanya dengan itu umat manusia bisa memandang masa depan yang lebih baik,” tambah Muhammad Ismail.
Pemerintah akan menaikkan TDL yang besarnya antara 6-20 persen per-1 juli 2010. Kenaikan ini hanya berlaku bagi pelangga selain rumah tangga dengan daya 450-900 va (nas)sumber: harian Pagi HALUAN